Printed
ASSESSMENT RISIKO PADA WARALABA COFFEE SHOP (STUDI KASUS: ASSESSMENT DUA WARALABA COFFEE SHOP DI JAKARTA)
Penelitian ini difokuskan hanya pada dua waralaba coffee shop di Jakarta. Dengan pertimbangan mengambil satu contoh waralaba coffee shop asing dan satu contoh waralaba coffee shop lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko yang ada didalam sistem bisnis kedua waralaba coffee shop tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode House of Risk yang mengacu pada dasaran AS/NZS 4360: 2004 dimana terdapat dua fase yaitu fase pengidentifikasian risiko (risk identification) yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko yang memiliki 5 tahap serta fase penanganan risiko (risk treatment) yang memiliki 2 tahap. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif melalui brainstorming dan wawancara kepada 4 franchisee dan 4 manager cafe dari dua waralaba coffee shop tersebut dengan total 8 responden dan semi-kuantitatif dengan pengisian angket bobot konsekuensi dan kemungkinan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa risiko terberat dalam bisnis waralaba kedua coffee shop ini bagi franchisee yaitu persaingan dengan kompetitor, hubungan dengan franchisor, lokasi yang tidak tepat dan sumber daya manusia. Dan terdapat satu agen risiko terberat yang paling banyak menimbulkan risiko yaitu pemilihan lokasi yang tidak tepat.
No other version available