Penelitian yang komprehensif mengenai dampak media massa terhadap masyarakat pada dasarnya tidak hanya membutuhkan pendekatan mikro dengan cara melakukan penelitian-penelitian empiris-kuantitatif tetapi juga diperlukan pendekatan makro melalui penelitian-penelitian yang bersifat kualitatif, non-positivistik dan kritis berdasarkan alasannya dan ilustrasi atau contoh kasus di Indonesia.