Printed
Pengaruh Manajemen Laba melalui Aktivitas Riil pada Initial Public Offering (IPO) terhadap Kinerja Perusahaan Pasca-IPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen laba melalui aktivitas riil pada Initial Public Offering (IPO) terhadap kinerja perusahaan pasca IPO. Model pengukuran manajemen laba yang digunakan adalah model Roychowdhury (2006), dengan manipulasi aktivitas riil berupa pengelolaan penjualan dan overproduction. Kinerja perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan Cumulative Abnormal Return (CAR). Berdasarkan pemilihan sampel dengan metode purposive sampling, perusahaan yang menjadi sampel untuk pengelolaan penjualan berjumlah 15 perusahaan dan untuk overproduction juga sebanyak 15 perusahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik dan t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen laba dengan manipulasi aktivitas riil melalui pengelolaan penjualan pada periode menjelang IPO hanya berpengaruh negatif pada kinerja jangka pendek perusahaan, tidak untuk jangka panjang perusahaan. Melalui overproduction pada periode menjelang IPO, hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen laba dengan metode ini tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan pada semua periode pengamatan.
Key Words: Manipulasi Aktivitas Riil, Pengelolaan Penjualan, Overproduction, Kinerja Perusahaan, Cumulative Abnormal Return (CAR).
No other version available