DIGILIB Universitas Bakrie

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of REPRESENTASI WISATA ALTERNATIF DALAM FILM ADA APA DENGAN CINTA 2
Bookmark Share

Printed

REPRESENTASI WISATA ALTERNATIF DALAM FILM ADA APA DENGAN CINTA 2

Mulia Putra Wirangga (1151903003) - Personal Name;

Penulis melakukan pengamatan pada film Ada Apa Dengan Cinta 2 dan kemudian melakukan penelitian terhadap isu wisata alternatif yang terdapat pada penggunaan latar belakang lokasi film tersebut. Penelitian ini ingin memahami representasi wisata alternatif yang menjadi latar dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimanakah wisata alternatif direpresentasikan dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 yang memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana representasi wisata alternatif dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 dengan menggunakan Teori representasi Stuart Hall dan Teori semiotika oleh Roland Barthes. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah film Ada Apa Dengan Cinta 2 dan objek nya adalah scene-scene dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2 ini yang hanya menggunakan wisata alternatif pada latar tempatnya. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini terdapat makna denotasi yang bisa dilihat, yaitu film ini ingin munujukan kekentalan khas Yogyakarta didalam film ini dan juga ingin menyampaikan sisi lain atau tempat wisata lain yang dapat di kunjungi di kota Yogyakarta. Makna konotasi yang muncul yaitu film ini yang dianggap menggunakan lokasi wisata alternatif contohnya penggunaan lokasi Gereja ayam dan Istana Ratuboko padahal di Yogyakarta banyak lokasi-lokasi yang cukup sering digunakan untuk latar sebuah film seperti Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Terakhir makna mitos yang muncul yaitu film ini membuktikan banyaknya tempat-tempat yang masyarakat lihat sebagai tempat wisata namun dalam film ini dibuktikan bahwa tempat-tempat tersebut memiliki unsur kebudayaan dan sejarah yang cukup kental.

Kata Kunci : Representasi, Wisata Alternatif, Film, Semiotika


Availability
#
Ilmu Komunikasi (Rak Skripsi) UB/EIS-KOM/17/184
UB/EIS-KOM/17/184
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
UB/EIS-KOM/17/184
Publisher
Jakarta : Universitas Bakrie., 2017
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
-
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Mass Communication
Mass Media
Communication
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Full Text
Comments

You must be logged in to post a comment

DIGILIB Universitas Bakrie
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Data Pengunjung Web

Hari Ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?