DIGILIB Universitas Bakrie

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 SERTA DAMPAKNYA TERHADAP BEBAN PAJAK PENGHASILAN (STUDI KASUS PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO), TBK)
Bookmark Share

Printed

ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 SERTA DAMPAKNYA TERHADAP BEBAN PAJAK PENGHASILAN (STUDI KASUS PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO), TBK)

ISMALITA NURILLAH (1141902001) - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan pajak penghasilan pasal 21 dan penerapan pajak penghasilan pasal 23 serta dampaknya terhadap beban pajak. Data diperoleh melalui data sekunder yang diperoleh dari PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah tahap reduksi, tahap penyajian data dan verifikasi data.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerepan metode perhitungan pajak penghasilan pasal 21 untuk pegawai tetap lebih efisien ketimbang pajak penghasilan pasal 23 untuk tenaga alih daya. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menggunakan metode gross-up dimana pajak penghasilan pasal 21 karyawan yang seharusnya dipotong dari penghasilan dijadikan sebagai tunjangan pajak karyawan, sehingga penghasilan yang diterima oleh pegawai PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk setiap bulan sudah bersih dari pajak penghasilan pasal 21 dan atas tunjangan pajak tersebut dapat dibiayakan pada saat perhitungan pajak penghasilan badan. Hal berbeda jika menggunakan pajak penghasilan 23 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tidak menanggung beban atas pajak karyawan tersebut karena hanya menanggung beban pajak atas jasa kepada pihak penyedia jasa tenaga kerja alih daya tersebut. Penerapan metode perhitungan pajak penghasilan pasal 21 lebih efisien dari pajak penghasilan pasal 23 karena pada pajak penghasilan 21 semua beban gross-up diakui sebagai tunjangan pajak yang masuk kedalam komponen gaji karyawan yang nantinya dapat dibiayakan sedangkan pajak penghasilan pasal 23 hanya terjadi pembebanan berdasarkan nilai kontraknya saja dari segi pajak dipotong berdasarkan nilai kontrak dengan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan tidak ada beban pajak yang ditanggung oleh perusahaan.

Kata Kunci : Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Penerapan Pajak Penghasilan Pasal 23 Serta Dampaknya Terhadap Beban Pajak


Availability
#
Akuntansi (Rak Skripsi) UB/EIS-AKT/16/431
UB/EIS-AKT/16/431
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
UB/EIS-AKT/16/431
Publisher
Jakarta : Universitas Bakrie., 2016
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
-
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Accounting
Tax Accounting
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Full Text
Comments

You must be logged in to post a comment

DIGILIB Universitas Bakrie
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Data Pengunjung Web

Hari Ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?