Printed
ANALISIS REJECTION RATE PROSES PENGEBORAN DI PT X DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PROYEK MP 17
Penelitian ini membahas tentang analisis rejection rate pada proses pengeboran di PT X pada proyek MP 017 – Jembatan Rangka A50 dengan menggunakan metode Six Sigma. Objek penelitian ini adalah produk rework mesin bor radial dan magnet berupa produk yang jarak antar lubang produk melebihi batas toleransi 2 mm. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui level sigma dari rejection rate proses pengeboran, mengetahui biaya kerugian akibat rework, menganalisis akar penyebab permasalahan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), mengukur tingkat risiko dari akar permasalahan dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan memberikan usulan perbaikan berdasarkan nilai risiko tertinggi yang diperoleh dari FMEA tersebut dengan menggunakan Action Planning for Failure Modes (APFM)
Pada penelitian ini diperoleh hasil enam penyebab permasalahan mesin radial dan dua penyebab permasalahan mesin magnet yang menjadi akar masalah dari lima belas penyebab permasalahan yang ditemukan . Tingkat risiko dari akar penyebab permasalahan tersebut dari yang paling tinggi ke paling rendah adalah Edukasi kepada fitter dan helper kurang optimal, Mata bor tidak tajam, Pekerja tidak memahami prosedur kerja yang benar, Gambar revisi oleh departemen engineering, Kesalahan penyajian gambar oleh departemen engineering, Mesin tidak bekerja optimal, Kesalahan pada saat marking produk.
Kata Kunci : Pengeboran, Rejection Rate, Six Sigma, AHP, FMEA, APFM
No other version available