Printed
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris pengaruh volatilitas arus kas, besaran akrual, volatilitas penjualan, tingkat hutang, siklus operasi, dan ukuran perusahaan terhadap persistensi laba. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2014. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dimana menghasilkan sebanyak 9 perusahaan yang memenuhi keseluruhan kriteria sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa data laporan keuangan auditan perusahaan yang diunduh dari website Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa volatilitas arus kas berpengaruh positif tidak signifikan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak signifikan diduga karena menurunnya arus kas operasi perusahaan pertambangan Indonesia yang disebabkan adanya masalah-masalah ekonomi global seperti lambatnya pergerakan ekonomi global, menurunnya permintaan dan harga produk batu bara yang diikuti juga dengan peningkatan biaya produksi batu bara menyebabkan tidak stabilnya pertambangan Indonesia. Besaran akrual berpengaruh negatif tidak signifikan diduga karena cenderung kecilnya akrual perusahaan pertambangan Indonesia. Volatilitas penjualan berpengaruh negatif signifikan diduga karena persistensi laba perusahaan mengikuti pola penjualan perusahaan. Tingkat hutang berpengaruh negatif tidak signifikan diduga karena laba tidak dipengaruhi langsung oleh modal atau seberapa besar hutang perusahaan. Siklus operasi berpengaruh negatif signifikan diduga karena terdapat ketidakpastian, estimasi, dan kesalahan estimasi yang mengakibatkan rendahnya kualitas laba perusahaan.
Kata Kunci : volatilitas arus kas, besaran akrual, volatilitas penjualan, tingkat hutang, siklus operasi, ukuran perusahaan, persistensi laba.
No other version available