Printed
ANALISIS IMPLEMENTASI PENGENAAN PPN DAN PPnBM PADA KAWASAN BERIKAT (Studi Kasus Pada Kawasan Berikat Marunda)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengenaan PPN dan PPnBM pada Kawasan Berikat Marunda, PT. Kawasan Berikat Nusantara, terkait dengan pemasukan dan pengeluaran barang di Kawasan Berikat Marunda. Selain itu, ingin dibahas juga bentuk fasilitas perpajakan apa saja yang diberikan kepada Pengusaha Dalam Kawasan Berikat (PDKB) dan manfaat yang didapatkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, mulai dari hasil wawancara tidak terstruktur, dokumentasi dari data Badan Pusat Statistik, buku, artikel, riset dokumentasi, situs website dan riset dokumentasi terkait lainnya. Hasil penelitian adalah bahwa implementasi pengenaan PPN dan PPnBM Kawasan Berikat Marunda, PT. Kawasan Berikat Nusantara telah sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 147/PMK.04/2011 tentang Kawasan Berikat, dimana PPN dan PPnBM tidak dikenakan atas pemasukan barang ke Kawasan Berikat sesuai dengan kriteria tertentu. Fasilitas perpajakan yang diberikan kepada PDKB di Kawasan Berikat Marunda, PT. Kawasan Berikat Nusantara memberikan banyak manfaat bagi PDKB dalam menjalankan kegiatan ekspor dan impor.
Kata Kunci : Kawasan Berikat Marunda, PPN dan PPnBM, Pengusaha Dalam Kawasan Berikat (PDKB), fasilitas perpajakan, insentif perpajakan.
No other version available