Printed
ANALISIS KUALITAS IMPLEMENTASI PROTOKOL BANJIR PEMERINTAH DAERAH DKI JAKARTA (STUDI KASUS: BANJIR BUKIT DURI, JAKARTA)
Bencana banjir yang terjadi di DKI Jakarta bukanlah bencana banjir biasa, karena hampir tiap tahun banjir terus menaungi kota Jakrata, dan salah satu daerah yang mengalami kerusakan terparah akibat adanya banjir Jakarta adalah Kelurahan Bukit Duri. Banjir mengakibatkan berbagai dampak baik dampak langsung maupun tidak langsung seperti ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi protokol banjir pemerintah daerah DKI Jakartadi Kelurahan Bukit Duri menurut protokol banjir Dublin. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus yang menggunakan berbagai macam sumber data baik primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini memberi gambaran bahwa bencana banjir yang terjadi di kelurahan Bukit Duri merupakan suatu krisis, dilihat dari dampak yang dihasilkan dan sifat alami bencana itu sendiri yang merupakan suatu ancaman bagi orang banyak. Dampak dari banjir ini dapat diperkecil atau bahkan dapat dihindari dengan penerapan teori manajemen krisis dalam proses penanggulangannya. Implementasi dalam penanganan bencana muncul sebagai protokol. Protokol ini merupakan prosedur tetap atas respon yang dilakukan terhadap bencana. Penanganan bencana banjir di Kelurahan Bukit Duri secara umum telah sesuai dengan protokol Dublin. Perbedaan yang ada tidak berpengaruh terhadap kesimpulan awal. Ketidakselarasan tersebut semata
No other version available