Printed
ANALISIS DAMPAK KETERLAMBATAN KEDATANGAN KAPAL CONTAINER DI TERMINAL BARANG PELABUHAN X MENGGUNAKAN METODE STAKEHOLDER ANALYSIS
Kegiatan pengiriman petikemas melalui jalur laut memiliki peran penting dalam sistem transportasi dunia dan rantai pasok secara global. Sebuah terminal barang, sebagai salah satu bagian dari jaringan transportasi, berperan sebagai perantara dari berbagai jenis transportasi yang terlibat dalam keseluruhan proses transportasi. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas dalam pengoperasian terminal menjadi penting dalam upaya mengurangi total waktu perjalanan dan total biaya. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi kinerja pelabuhan adalah dengan menjaga ketepatan waktu proses pelayanan bongkar muat. Pada kenyataannya, keterlambatan kedatangan kapal Container masih sering terjadi sehingga pihak pengelola terminal pelabuhan barang tidak bisa memberikan pelayanan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Permasalahan ini jika tetap terjadi akan menjadi masalah yang berkelanjutan. Pada penelitian ini, dilakukan analisis dengan pendekatan Stakeholder Analysis. Keterlambatan kedatangan kapal memberikan dampak kepada tiga pihak utama, yaitu pengelola terminal barang, Shipping Line, dan konsumen Shipping Line. Pihak pengelola terminal mengalami opportunity lost. Shipping Line harus membayar biaya tambahan. Bagi pengguna jasa Shipping Line, proses produksi dan distribusi jadi terganggu.
Kata Kunci: kapal container, terminal barang, bongkar muat, Shipping Line, Stakeholder Analysis.
No other version available