Printed
ANALISIS MODEL KOMUNIKASI STAKEHOLDER BERDASARKAN PERSEPSI ORANGTUA SISWA SANGGAR FORTUNE 2 DALAM KEGIATAN CSR PT FORTUNE INDONESIA TBK.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap model komunikasi stakeholder yang terjadi antara PT Fortune Indonesia Tbk., sebuah perusahaan komunikasi terpadu dan sekolah PAUD Sanggar Fortune 2 berdasarkan persepsi orangtua siswa dalam kegiatan corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan di sekolah PAUD tersebut. PT Fortune Indonesia Tbk. sebagai perusahaan yang sahamnya diperjualbelikan di BEI sejak tahun 2002 wajib melakukan kegiatan CSR. Menurut Dwi Kartini, terdapat 8 indikator kinerja kunci untuk menunjukan keberhasilan dari program CSR yang terdiri dari Leadership, Proporsi Bantuan, Transparansi dan Akuntabilitas, Cakupan Wilayah, Perencanaan dan Mekanisme Monitoring, Pelibatan Stakeholder, Keberlanjutan, dan Hasil Nyata. Joep Cornelissen menjelaskan bahwa ada tiga model komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan stakeholder yaitu One Way Symmetrical, Two Way Assymetrical, dan Two Way Symmetrical. Untuk itu, model komunikasi yang digunakan akan menentukan keberhasilan penyampaian pesan kepada stakeholder dan keberhasilan program itu sendiri.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desktiptif, di mana penulis melakukan wawancara mendalam untuk mendapatkan sumber data langsung dari informan orangtua siswa Sanggar Fortune 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi stakeholder yang digunakan perusahaan adalah two way assymetrical karena segala keputusan perusahaan tidak akan berubah karena masukan dari stakeholder, namun perusahaan yang akan berupaya untuk merubah sikap stakeholder sesuai dengan yang diharapkan perusahaan.
Kata kunci : Komunikasi Stakeholder, Stakeholders, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), Corporate Communication
No other version available