Printed
ANALISIS PEMILIHAN METODE PERHITUNGAN PPH PASAL 21 TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN (STUDI KASUS PT NM)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perhitungan PPh Pasal 21 atas karyawan berdasarkan pemilihan metode perhitungan pemotongan PPh Pasal 21 serta mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan metode pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas karyawan pada perusahaan PT NM di Jakarta pada tahun 2012-2014.
Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Jenis data merupakan dokumenter, dengan sumber data primer, serta metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa penghasilan yang dibawa pulang (take home pay) karyawan, dengan menggunakan metode gross menjadi berkurang, karena penghasilan tersebut dipotong PPh Pasal 21 terutang untuk membayar kewajiban pajak. Sementara pada penghasilan yang dibawa pulang (take home pay) karyawan, dengan menggunakan metode net dan metode gross up tidak berkurang, karena beban PPh Pasal 21 yang terutang, ditanggung atau dibayarkan oleh perusahaan. Jadi dengan gross up method dan gross method, tentunya akan memberikan kesejahteraan karyawan karena penghasilan sudah termasuk PPh Pasal 21.
Kata Kunci: Pajak Penghasilan, PPh Pasal 21, net method, gross method, gross up method, penghasilan bersih karyawan, laba bersih perusahaan.
No other version available