Printed
Kebijakan Media Darling dalam Pemberitaan Pemimpin Publik (Analisis Framing Pemberitaan Joko Widodo pada mTag #Fenomena Jokowi di Media Online Merdeka.com)
Sosok pemimpin publik yang mendapatkan perhatian sedemikian besarnya memunculkan istilah media darling atau kesayangan media. Media pun dipenuhi dengan semua pemberitaan tentang dirinya dengan kuantitas yang di atas rata-rata, serta dominasi tone berita yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bingkai berita dalam pemberitaan pemimpin publik, mengetahui kebijakan redaksi dalam pemberitaan pemimpin publik serta mengetahui manakah level media dalam teori influences on mass media content yang paling berpengaruh dalam pembingkaian berita pemimpin publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis framing dilakukan dengan model analisis Pan dan Kosicki. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur sintaksis dan tematik paling menonjol digunakan dalam pembingkaian sosok Jokowi sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta. Merdeka.com juga tanpa disadari menerapkan kebijakan media darling saat pemberitaan Jokowi pada mTag #Fenomena Jokowi dilihat dari adanya hubungan yang saling menguntungkan antara Merdeka.com dan Jokowi. Selain itu, terlihat juga ditinjau dari teori Influences on Mass Media Content, level rutinitas media Merdeka.com yang terdiri dari sumber berita, organisasi media, dan pembaca menunjukan pengaruh yang paling besar dalam proses pembingkaian berita Jokowi.
Kata kunci: pemimpin publik, media darling, tone berita, analisis framing, teori influences on mass media content.
No other version available