Printed
PERBANDINGAN METODE PEMOTONGAN PPH PASAL 21 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGHASILAN BERSIH KARYAWAN DAN LABA BERSIH PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perhitungan PPh Pasal 21 atas karyawan berdasarkan metode pemotongan PPh Pasal 21 serta mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat perbedaan metode pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas karyawan pada perusahaan X, Y, dan Z di Jakarta pada tahun 2010-2012. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif atau sering disebut sebagai mixed methodologies. Jenis data merupakan dokumenter, dengan sumber data primer, serta metode penelitian menggunakan metode deskriptif jenis komparatif. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa perhitungan PPh Pasal 21 antara net method dan gross method menghasilkan jumlah PPh Pasal 21 terutang yang sama sedangkan gross up method menghasilkan jumlah PPh Pasal 21 terutang yang berbeda dari net method dan gross method. Net method dan gross up method juga menghasilkan jumlah penghasilan bersih karyawan yang lebih besar jika dibandingkan dengan gross method. Selain itu, jumlah beban perusahaan meningkat dan laba bersih perusahaan turun jika menggunakan gross up method.
Kata kunci : PPh Pasal 21, net method, gross method, gross up method, penghasilan bersih karyawan, laba bersih perusahaan
No other version available