Printed
Pengaruh Kemampuan Intelektual, Iklim Organisasi dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Auditor
Penelitian akuntansi keperilakuan (behavior) tentang gaya kepemimpinan, iklim organisasi dan kemampuan intelektual terhadap kinerja auditor pada perusahaan bisnis manufaktur sudah sering dilakukan, tetapi masih jarang sekali dilakukan penelitian pada perusahaan bisnis non-manufaktur seperti KAP dengan responden auditor independen. Oleh karena itu, maka isu dari penelitian ini adalah peneliti ingin membuktikan secara empiris, apakah kemampuan intelektual, iklim organisasi, dan kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja auditor. Mengembangkan dan melakukan kajian lebih lanjut terhadap penelitian terdahulu yang masih kotroversi pada pengembangan teori akuntansi keperilakuan di bidang auditing. Populasi pada penelitian ini adalah auditor yang bekerja di delapan KAP yang tersebar di Jakarta yang diambil berdasarkan nilai pendapatan rata-rata tertinggi per tahun dengan jumlah sampel sebanyak 193 auditor. KAP yang diambil untuk dijadikan responden penelitian berjumlah delapan KAP. Penggunakan sampel menggunakan metode purposive sampling dan analisis data peneltian menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) dengan program AMOS 21.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan intelektual, iklim organisasi dan kepemimpinan berpengaruh langsung terhadap kinerja auditor. Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan kinerja auditor, maka setiap kantor akuntan publik perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut. Karena dengan mengetahui pengaruh hubungan tersebut dapat dijadikan acuan untuk merancang strategi guna meningkatkan kinerja auditor.
No other version available