Printed
Analisis Pelaksanaan Self Assessment System Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada PT XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan self assessment system Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 di PT XYZ, hambatan yang dialami, dampak dari perubahan peraturan penetapan PTKP terhadap penghasilan yang diterima oleh para pegawai di PT XYZ. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menganalisis perhitungan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh Pasal 21 sehubungan dengan imbalan pekerjaan atau jasa atau kegiatan lain yang diterima wajib pajak yang dipotong atau dipungut pajak penghasilan diantaranya PPh Pasal 21 atas Pegawai Tetap. Objek penelitian ini adalah PT XYZ, khususnya pada pelaksanaan self assessment system PPh Pasal 21 Tahun 2012 dan 2013. Data yang diambil merupakan data primer dan sekunder. Data primer berupa hasil wawancara dengan berbagai narasumber yang memiliki ilmu pengetahuan PPh Pasal 21, sedangkan data sekunder berupa bukti potong 1721A1 yang diterima oleh salah satu pegawai tetap di PT XYZ. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan metode grounded theory serta diuji keabsahannya dengan menggunakan analisis data triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penghitungan, penetapan PTKP yang digunakan, penyetoran, serta pelaporan PPh Pasal 21 yang dilakukan perusahaan sesuai menurut undang-undang perpajakan yang berlaku. Hambatan yang dialami yaitu dalam hal peng-update-an data status pegawai serta dalam pengisian e-SPT. Dampak dari kenaikan PTKP yaitu PPh Pasal 21 terutang yang dibayarkan oleh pegawai menjadi turun, dan penghasilan bersih yang diterima pegawai menjadi meningkat.
Kata Kunci: penghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan, PPh Pasal 21, PT XYZ
No other version available