Printed
Analisis Penerapan Tata Kelola Keamanan Informasi dengan Menggunakan COBIT 5 for Information Security Framework: Studi Kasus PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
Informasi merupakan aset penting perusahaan. Sebagai suatu aset, informasi memiliki nilai bagi perusahaan sehingga harus dilindungi dari ancaman dan risiko yang dapat merugikan perusahaan. Perlindungan terhadap kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan(availability) menjadi prioritas utama. Penerapan tata kelola keamanan informasi menekankan pada kesesuaian kerangka kerja dengan bisnis, pengelolaan risiko, realisasi manfaat, pengelolaan sumber daya, dan transparansi pada para pemangku kepentingan. Berbagai framework mengenai tata kelola keamanan informasi telah dikembangkan, salah satunya COBIT 5 for information security. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT TMMIN) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri otomotif. PT TMMIN telah menerapkan keamanan informasi yang disebut ATSG (All Toyota Security Guideline) untuk melindungi informasi dari ancaman dan risiko. Tugas Akhir ini bersikan tentang penerapan tata kelola keamanan informasi dengan studi kasus pada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT TMMIN). Perhitungan tingkat harapan dan tingkat aktual penerapan tata kelola keamanan informasi dengan process capability model dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan dan tingkat harapan tata kelola keamanan informasi PT TMMIN dan juga hasil analisis kesenjangan dijadikan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi.
No other version available