Printed
Analisis Pengaruh Mekanisme Corporate Governance terhadap Manajemen Laba
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme corporate governance, yang meliputi ; konsentrasi kepemilikan saham, komposisi dewan komisaris, spesialisasi industry KAP, dan komposisi komite audit terhadap manajemen laba. Deferred tax expense (DTE) dari model Philips (2003) digunakan sebagai proksi manajemen laba. Penelitian ini menggunakan sampel dari 120 perusahaan, dengan menggunakan purposive sampling yang menerbitkan laporan keuangan dari tahun 2008-2011. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konsentrasi kepemilikan saham dan spesialisasi industri KAP berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, artinya semakin tinggi konsentrasi kepemilikan saham dan kualitas auditor dapat menekan adanya manajemen laba. Komposisi dewan komisaris dan
komposisi komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, artinya ada tidaknya dewan komisaris dan komite audit dalam perusahaan tidak dapat menekan adanya manajemen laba. Keberadaan dewan komisaris dan komite audit dalam perusahaan diduga hanya digunakan untuk pemenuhan peraturan BAPEPAM.
Kata kunci: konsentrasi kepemilikan saham, komposisi dewan komisaris, manajemen laba, spesialisasi industri KAP, komposisi komite audit, dan manajemen laba.
No other version available