Printed
Perbandingan Efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional di Indonesia dengan Stochastic Frontier Approach
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efisiensi teknikal antara Bank Umum Syariah (BUS) dan Bank Umum Konvensional (BUK) terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini antara lain pembiayaan yang diberikan bank kepada masyarakat, simpanan yang dihimpun oleh bank dari masyarakat dan biaya operasional lain bank. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh bank yang terdaftar di Bank Indonesia (BI) sejak tahun 2006 sampai dengan tahun 2010. secara berturut-turut. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 13 sampel yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Stochastic Frontier Approach dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efisiensi fungsi intermediasi antara BUS dan BUK pada tahun 2006-2010. BUS memiliki efisiensi yang lebih baik dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi dibandingkan dengan BUK.
Kata kunci: Efisiensi bank, Stochastic Frontier Approach, Bank Umum Syariah, dan Bank Umum Konvensional.
No other version available